Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Septiani, Winda
Subject
Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Datestamp
2024-03-13 07:41:22
Abstract :
Lakon Tuk karya Bambang Widoyo Sp merupakan lakon berbahasa Jawa
yang didalamnya terdapat banyak pesan. Pesan dalam lakon tersebut adalah mengenai
penindasan masyarakat kaum atas terhadap kaum bawah. Lakon Tuk merupakan
Sebuah pemahaman tentang kondisi sosial masyarakat yang sarat dengan keluhan
serta protes terhadap sistem yang berlaku. Masyarakat kelas bawah yang notabene
merasa tersisih dan tertindas, namun mempunyai cita-cita untuk mempertahankan
harga dirinya. Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk memerankan tokoh Mbah
Kawit dalam pertunjukan drama musikal naskah Tuk karya Bambang Widoyo SP.
Konsistensi menggunakan bahasa Jawa sebagai daya ungkap estetika inilah yang
menarik dari tokoh Mbah Kawit dengan gagasan mengenai ke-Jawa-an. Tentu hal ini
memiliki pemahaman khusus bagi aktor yang harus fasih berbahasa Jawa Sebagai
aktor atau pelakunya. Baik disadari atau tidak tentu saja setiap aktor akan mengalami
kesadaran refleksi atas apa yang diperbuat dan dilakoni sebagai aktor.
Pertunjukan Tuk berbentuk drama musikal. Oleh karena itu, penulis menggunakan
teori acting in musikal untuk memerankan tokoh Mbah Kawit. Dalam proses
memerankan tokoh Mbah Kawit diatas panggung, penulis menggunakan The Method
oleh Robert O?Neill sebagai metode tambahan guna memperkuat permainan nya
selama diatas panggung