DETAIL DOCUMENT
Peranan Elemen Desain Dalam Membentuk Atmosfer Interior Restoran Di Kawasan Seminyak, Bali
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Erna Setya Ningrum, 1111789023
Subject
Disain Interior 
Datestamp
2017-06-12 06:38:32 
Abstract :
Produk-produk dalam industri pariwisata dibagi menjadi beberapa kelas, termasuk salah satunya adalah restoran. Kualitas sebuah restoran merupakan faktor penting yang mempengaruhi pilihan pengunjung. Tren restoran dewasa ini oleh para pelanggan bukan hanya urusan rasa, tetapi juga pertimbangan atmosfer dan entertainment (hiburan) yang disediakan di restoran. Menurut Kotler (1996) agar berhasil menarik pengunjung selain dengan menjual makanan yang lezat, sebuah restoran juga harus memperhatikan aspek lokasi, promosi, menu, dan atmosfer (suasana). Atmosfer dapat dibentuk secara visual melalui indera penglihatan seperti bentuk, warna, pola dan lainnya yang dapat dilihat, dan secara non-visual melalui bau, suhu, dan suara. Atmosfer pada sebuah restoran berkaitan dengan pelanggan saat berada di dalam restoran. Suasana yang nyaman membuat pelanggan merasa ingin berlama-lama atau merasa memiliki privasi saat sedang menikmati makanan. Sebuah suasana atau atmosfer pada sebuah interior dibentuk oleh elemen desain (Preston, 2008), sedangkan menurut Nielson dan Taylor (2010) elemen desain tersebut terdiri dari garis, warna, tekstur, cahaya, pola, ruang, bentuk dan massa. Penelitian ini untuk mengetahui peranan elemen desain dalam membentuk suasana interior restoran di kawasan Seminyak, Bali, yaitu Char-Char, Gardin Bistro, dan Motel Mexicola. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif dengan mengolah data fisik dan non-fisik serta landasan teori. Suasana yang dihasilkan pada restoran yang diteliti diantaranya menarik, santai, privat, tenang, asik, ceria, dan tematis. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta