Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Zakiyah Intan Pertiwi, 1300017025
Subject
Batik dan fashion
Datestamp
2017-07-12 05:02:38
Abstract :
Prangko merupakan bukti pelunasan biaya pengiriman surat yang
ditempelkan pada bagian luar amplop. Pada mulanya prangko hanya memuat
gambar kepala negara (raja dan ratu), lambang negara atau angka yang
menunjukkan harga nominal saja. Namun pada perkembangannya prangko
memuat desain beranekaragam, salah satunya memuat desain prangko flora
Indonesia edisi anggrek yang diterbitkan pada tahun 1970-1990. Anggrek yang
dijadikan desain prangko merupakan anggrek-anggrek langka yang tumbuh di
belahan bumi Indonesia yang kemudian diterapkan menjadi motif pada busana
kasual. Busana kasual merupakan busana yang nyaman, sportif, dikenakan untuk
kesempatan nonformal. Desain prangko flora Indonesia edisi anggrek tahun 1970
1990 dipilih menjadi motif utama berdasarkan desainnya semirealis, sehingga
memudahkan dalam penerapan yang menggunakan teknik batik tulis.
Metode pendekatan yang digunakan ialah metode pendekatanan estetis dan
ergonomis, metode pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan
untuk menganalisis batik. Data berupa tulisan ataupun gambar dan metode
penciptaan mengacu pada metode SP. Gustami yaitu 3 tahap 6 langkah, pertama
tahap eksplorasi, kedua tahap perancangan, ketiga tahap perwujudan karya, proses
perwujudan menggunakan teknik batik tulis dengan teknik pewarnaan colet dan
celup.