Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Danang Sri Surya Wikunandha, 1010368015
Subject
Etnomusikologi
Datestamp
2017-07-20 07:25:06
Abstract :
Kesenian ritual wayang Mbah Gandrung adalah salah satu kesenian yang ada di kota Kediri Jawa Timur, dimana wayang dan musikpengiring memiliki fungsi penting sebagai media ritual. Secara etimologis kata gandrung sendiri memiliki arti keinginan dan hasrat cinta yang meluap kepada seorang wanita. Sebutan Mbah biasanya ditujukan kepada sesepuh, leluhur atau sosok yang dihormati keberadaannya. Wayang Mbah Gandrung sangat dihormati oleh masyarakat desa Pagung dan dianggap dapat mendatangkan berkah dan keselamatan.
Penelitian ini menggunakan perspketif etnomusikologi dan etnografi sebagai metode ketika melakukan penelitian di lapangan. Istilah etnografi sendiri berasal dari bahasa Yunani ethnos yang berarti rakyat, orang-orang, atau bangsa, dan grapho yang berarti menulis/tulisan. Metode etnografi merupakan model penelitian yang sangat tepat, guna mendapatkan dan mendeskripsikan sistem makna budaya masyarakat sekitar sebagai penyangganya. Ketika mengumpulkan data, perspektif yang digunakan adalah emik yakni sudut pandang para praktisi atau peneliti tersebut. Hal ini perlu diterapkan untuk menghindari adanya kecenderungan sikap etnosentris, agar data yang dihasilkan sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Fokus dalam penelitian ini adalah mengamati dan menganalisa proses ritual dan tahapan-tahapan yang terdapat dalam pementasan. Serta Menganalisis bentuk dan fungsi musik pengiring dalam wayang Mbah Gandrung.