Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Mega Sheli Bastiani, 1420816411
Subject
Disain Interior
Datestamp
2017-07-26 07:45:18
Abstract :
Ide perancangan ini berawal dari kegelisahan dalam mengamati ruang-ruang dengan kurangnya pemenuhan kebutuhan manusia didalamnya. Kebutuhan tersebut meliputi sarana untuk mempermudah manusia melakukan kegiatan. Selama ini pemenuhan kebutuhan manusia, sebagian besar dilakukan dengan orang berpenghasilan besar, seperti pembangunan hotel, apartemen, restauran, tempat hiburan, mall-mall besar, dsb. Sementara ruang-ruang non-profit lain minim terjamah akan pemenuhan kebutuhan manusia tersebut. Ketertarikan perancang inilah yang mendasari perancangan pada ?ruang alternatif? Kunci Cultural Studies Center. Kunci, menjadi objek unik bagi perancang karena merupakan lembaga nonprofit juga sebagai ruang alternatif kajian budaya di Indonesia. Kegiatan seperti workshop, diskusi berkala, ruang penelitian, penerbitan buku, dll menjadi agenda rutin di tempat ini. Background manusia yang beragam, datang silih berganti atau menetap sementara, menambah rasa penasaran untuk mempelajari kebutuhan manusia didalamnya. Kebutuhan manusia itu berada dalam perancangan ulang interior Kunci Cultural Studies Center dengan menggunakan metode Design Thinking. Metode design thinking merupakan pendekatan seorang designer dalam menilai kebutuhan manusia dengan empati dan intuitif, yang disebut human-centered design