Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Anggun Wijayana, 0711574024
Subject
Disain Komunikasi Visual
Datestamp
2014-11-06 04:32:50
Abstract :
Sebagai salah satu kota yang menjunjung budaya klasik, Yogyakarta memiliki keraton sebagai pusat dari kebudayaan tersebut. Selain sebagai bangunan yang berfungsi untuk pusat pemerintahan, keraton juga dijadikan sebagai salah satu daya tarik pariwisata di kota ini. Tidak hanya bangunannya, elemen yang ada didalamnya juga menambah keanekaragaman wisata budaya di yogyakarta, prajurit keraton adalah salah satunya. Semula Prajurit Keraton Yogyakarta berfungsi sebagai salah satu unsur pertahanan di Yogyakarta dan menjadi ujung tombak untuk melawan penjajah, kini beralih fungsi sebagai pelengkap sekaligus pelaksana dari berbagai upacara kebesaran yang diadakan oleh Keraton Yogyakarta. Peran Prajurit Keraton Yogyakarta tidak dapat dipisahkan dari budaya dan pariwisata Yogyakarta, sehingga perlu adanya suatu media untuk mengenalkan Prajurit Keraton Yogyakarta kepada anak di usia dini agar sosok dan cerita sejarah tenteng kepahlawanan dari prajurit ini dapat dikenal hingga kelak anak beranjak dewasa. Perancang menyadari perlu adanya pendekatan melalui dunia anak untuk merancang media yang efektif sebagai salah satu cara untuk memberikan edukasi tentang Prajurit Keraton Yogyakarta. Oleh karena itu pemilihan media kreatif harus sesuai dengan karakter anak yang masih gemar bermain. Boneka bubur kertas (BoKer) dipilih sebagai salah satu media kreatif anak dalam mempelajari dan mengenal Prajurit Keraton, karena media ini ditampilkan secara ringan, lucu dan menggunakan warna-warna cerah yang menarik bagi anak-anak, sehingga anak tidak merasa bosan dan terbebani dengan sebuah pembelajaran. Media ini juga menyuguhkan sebuah pembelajaran yang informal yang sesuai dengan tahap perkembangan anak yang masih gemar bermain, karena anak tidak bisa dipaksa diberikan materi selayaknya orang dewasa, melalui media ini anak bisa bermain dan belajar