Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Khaidir Fitra, 1211676022
Subject
Kriya Kayu
Datestamp
2017-08-29 02:55:37
Abstract :
Naga merupakan salah satu bentuk ragam hias yang diterapkan pada produk-produk kriya seperti furnitur, batik, souvenir, hiasan interior maupun eksterior rumah dan produk produk kriya lainnya. Naga merupakan hewan mitologi yang secara filosofis dari berbagai sudut pandang yang beragam yaitu
sebagai symbol pelindung, penjaga, penguasa alama atas dan alam bawah, serta symbol keagungan dan keberuntungan sesuai dengan kepercayaan dari berbagai tradisidi setiap daerah. Betapa hebatnya pandangan masyarakat terhadap naga
dibelahan dunia sehingga pada suatu waktu di mitoskan dalam kehidupan tradisi beberapa suku di Indonesia seperti di Sumatra ada mitos nago gunuang Singgalang, di Jawa ada mitos Naga Baru Klinting, dan di Kalimantan ada naga
asok. Hal inilah membuat penulis tertarik menjadikan naga sebagai sumber ide penciptaan produk kriya kayu
Metode penciptaan yang penulis gunakan pada penciptaan ini adalah metode practice based research yaitu metode praktik berbasis penelitian. Marlins,Ure dan Gray (1996) mengatakan konsep metode ini adalah latihan mendasar pada
riset paling sesuai bagi para desainer dan seniaman sejak pengetahuan baru dari riset dapat diaplikasikan langsung di lapangan dan dipermudah bagi para periset untuk lebih menonjolkan kemampuan mereka (Marlin, UredanGray (1996 :1).
Hasil penciptaan ini menghasilkan karya fungsional seperti kursi, sampek, dan karya visual art baik itu 2 dimensi maupun 3 dimensi dari ide naga yang dibuat dengan proses teknik ukir kombinasi gaya ukir Jepara dan gaya ukir
Minang sehingga menghasilkan produk ? produk kriya yang menarik yang di dukung dengan bentuk finishing yang unik dan klasik.