Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Rakhmad Maulana Ramadhan, 1110558032
Subject
Televisi
Datestamp
2017-10-26 04:17:47
Abstract :
Karya tugas akhir film fiksi berjudul ?Sedeng Sang? merupakan sebuah karya yang menceritakan konflik antara ayah dan anak berdasarkan rutinitas keseharian masyarakat Dayak Wehea. Konflik yang timbul di lingkungan masyarakat Dayak Wehea perihal pendidikan, ekonomi, dan eksploitasi alam akan divisualkan melalui penceritaan keseharian dalam sebuah keluarga. Karya ini dibuat melalui visualisasi tokoh utama Bapak yaitu Pak Be sebagai orang tua tunggal yang menghidupi dua orang anaknya, yaitu Hat dan Baq. Pak Be yang bekerja sehari-hari sebagai peladang padi dihadapkan dengan konflik terhadap anak pertamanya. Pak Be terpaksa menghentikan sekolah Hat di kota, karena tidak adanya biaya. Konsep penciptaan karya film ini ialah menggunakan pengambilan gambar dinamis yang bersifat luwes dan tidak kaku. Eksplorasi gerak kamera akan menyesuaikan rutinitas keseharian tokoh utama yang selalu berpindah-pindah. Proses penyampaian konflik dan informasi dalam film ini akan akan mengalir untuk memvisualkan konflik batin yang terjadi, seperti putus asa, terpojok, tersudut, tertekan dan lain sebagainya.
Kata Kunci: Film, Keluarga, Pendidikan, Dayak Wehea.