DETAIL DOCUMENT
Bentuk Penyajian Dan Eksistensi Kesenian Ebeg Krido Budoyo Didesa Wanogara Wetankecamatan rembang
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Bangkit Suganda, NIM: 0411120011
Subject
Pengkajian Tari 
Datestamp
2017-10-03 08:36:20 
Abstract :
Kesenian rakyat sangat dekat dengan kehidupan masyarakat pendukungnya. Desa Wanogara wetan kecamatan Rembang sebagai salah satu kawasan di Kabupaten Purbalingga, mendukung keberadaan tari ebeg yang dibina oleh kelompok kesenian Ebeg Krido Budoyo. Ebeg sebagai salah satu bentuk kesenian yang ada di desa Wanogara Wetan, keberadaan selalu berkembang dari zaman ke zaman. Perubahan sajian tersebut dapat dikaji dari bentuk penyajian pertunjukannya. Kelompok kesenian ini sudah mengalami 2 regenerasi yang dalam pengelompokannya di bedakan dalam kelompok penari dewasa dan kelompok penari anak-anak. Kelompok penari dewasa dalam pertunjukan menyajikan bentuk tari ebeg­ ebegan konvensional, sedangkan kelompok anak-anak menyajikan tari ebeg­ ebegan garapan. Eksistensi Krido Budoyo di tengah-tengah kehidupan masyarakat desa Wanogara Wetan tetap terjaga dan masih bertahan sampai sekarang. Perkembangan yang teijadi dengan pola sajian yang up to date memberikan pengaruh terhadap perkembangan kesenian tersebut di masyarakat. Eksistensi berkaitan dengan pemenuhan atas kebutuhan masyarakat terhadap kesenian tersebut. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta