Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Darlane Litaay, NIM. 0411114011
Subject
Penciptaan Tari
Datestamp
2017-10-04 01:14:49
Abstract :
Aku papua, sebuah karya tari yang menggambarkan tentang fenomena sosial kehidupan manusia Papua dalam dua peradaban yang berbeda, peradaban tradisional dan peradaban modem. Karya ini memvisualisasikan elemen tradisi masyarakat Papua harus hidup berdampingan dengan elemen modemisasi. Aneka macam suku-suku di Papua dalam sebuah kesatuan sepakat mempertahankan identitas dirinya.
Gerak dasar dalam karya ini berangkat dari eksplorasi murni gerakan manusia primitif, eksplorasi imitatif gerak binatang, karakter gerakan suku pegunungan, suku pedalaman , dan suku pesisir. Gerak-gerak ini dirangkai dalam enam adegan besar yaitu; aktivitas manusia primitif, eksplorasi bentuk patung mbis, eksplorasi bentuk noken, sentuhan unsur mbanyumili, semangat kebersamaan masyarakat yang terkena dampak modem, ungkapan kegelisahan tentang generasi masyarakat Papua yang akan datang akibat saat ini elemen tradisinya terhimpit dengan elemen modem .
Menggunakan iringan musik campuran tradisional instrumen jawa dan papua yang didominasi oleh alat pukul yaitu Kendang, Gender Pelog, Maracas. Alat tiup berupa suling dan Fuu,; vocallagu daerah Biak dan Sorong, dan teriakan teriakan dari pemusik, penari, ataupun saling berbicara natural menghidupkan suasana per-adegan.
Karya dengan jenis tradisi-kontemporer ini memadukan tipe murni dan
dramatik yang dikemas dengan bahasa visual. Penari diberi body painting berwama hitam, dengan dihiasi omamen ukiran .Papua berwarna putih, memakai lwteka dan noken. Unsur modem digambarkan dengan kostum bergaya Hip-Hop.
Karya ini berdurasi 25 menit, disajikan di Panggung Prosenium Jurusan
Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, pada hari sabtu 12 Juni 2010.