Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Lulu Hendra Komara, NIM: 0510230032
Subject
Pengkajian seni teater (dramaturgi)
Datestamp
2017-10-05 08:21:24
Abstract :
Film Televisi disebut juga dengan sinetron lepas. Yaitu kependekan dari sinema elektronik. Film Televisi pada penggarapannya tidak jauh berbeda dengan penggarapan film layar Iebar. Hal ini dapat dilihat dari tahapan dan penulisan format naskah dan proses kerjanya. Perbedaannya, adalah pada penggunakan kamera optik yang digunakan layar Iebar dengan bahan seluloid dan sajiannya menggunakan proyektor serta layar putih. Sedangkan sinetron menggunakan kamera elektronik dan penyajiannya dipancarkan dari stasiun televisi dan diterima melalui layar kaca. Editing merupakan salah satu pembentuk sebuah film. Editing memungkinkan untuk mengkonstruksi pemahaman penonton melalui gambar. Editing konstruktif merupakan salah satu metode editing yang mampu membangun impresi kesan penonton bukan hanya percaya namun juga merasakan suasana dan nuansanya. Artinya saat melihat film, penonton tidak berhent i hanya mendapatkan informasi belaka, namun juga aspek emosinya turut dibangun. Dengan menggunakan metode Editing konstruktif, film sukamo rampu memberikan rasa ketegangan yang dibangun dari awal cerita. Artinya saat melihat film, penonton akan merasakan aspek dramatiknya.