Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Fitra Anjaryani, NIM. 0711202011
Subject
Pengkajian Tari
Datestamp
2017-10-18 08:16:16
Abstract :
Tujuan penelitian ini mengugkap fungsi Tayub dengan memakai konsep Robert K Merton sebagai dasar analisis fungsi. Merton melihat terdapat fungsi manifest dan fungsi Iaten dalam suatu aktivitas manusia. Atas dasar itu, penelitian ini ingin mengungkap fungsi Tayub dalam upacara besik kali bagi masyarakat Gunungbang. Dalam kedudukannya sebagai sarana upacara ritual kemakmuran, kesenian Tayub menyandang fungsi tertentu yang sangat berarti bagi masyarakat yang bersangkutan. Sebagai bagian kehidupan sosial budaya masyarakat Gunungbang,
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang dilakukan
melalui pendekatan sosial budaya, data terkumpul lewat observasi, wawancara dan studi pustaka. Secara sederhana dengan pendekatan sosial budaya dapat lebih dekat dan mengenal kebudayaan yang ada di masyarakat Gunungbang.
Dari basil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Tari Tayub dalam upacara besik kali di Gunungbang mempunyai fungsi manifest dan fungsi Iaten.
Fungsi manifest Tayub dalam upacara besik kali di Gunungbang adalah sebagai ritual, sedangkan fungsi latennya adalah sebagai pelepas nadzar (ngluar nadzar), kau/an, tanggapan.