Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Eri Kristiana, 1210651032
Subject
Televisi
Datestamp
2017-11-01 07:54:20
Abstract :
Menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari, mustahil jika manusia tidak
bersinggungan dengan mitos. Mitos berkembang dan hidup di lingkungan
masyarakat Jawa dengan persepsi dan kepercayaan masing-masing. Keberadaan
mitos di sekeliling masyarakat menjadi sulit dibuktikan secara riil dan rasional di
tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Berkaca dengan
perkembangan zaman, perkawinan merupakan salah satu bentuk fenomena yang
mengalami perubahan pola pikir masyarakat. Zaman dahulu masyarakat mengenal
menikah adalah hal yang sangat penting, kini hal tersebut tidak lagi menjadi
sebuah keharusan.
Melalui hal tersebut, tercipta sebuah Karya Seni ?Penerapan Relational
Conflict Dalam Fenomena Nglangkahi Perkawinan Pada Skenario Film Televisi
Pancagati? yang menggunakan perkawinan nglangkahi sebagai objek penciptaan
Karya Seni ini. Nglangkahi merupakan larangan yang diindahkan masyarakat
Jawa untuk tidak mendahului begitu saja seorang saudara tua baik laki-laki
maupun perempuan bila seseorang ingin kawin. Nglangkahi berkaitan dengan
mitos, karena apabila larangan ini dilanggar dipercaya akan mendapatkan mitos
?sial? bagi yang dilangkahi.
Karya seni berbentuk skenario film televisi. Skenario adalah karya dalam
bentuk tertulis, dan menjadi bahan acuan dalam pembuatan film. Konsep estetik
penciptaan karya seni ini menggunakan tipe konflik Relational Conflict, bertujuan
meningkatkan dramatik cerita dengan konflik yang diciptakan bukan hanya
berasal dari tokoh utama. Relational Conflict ditempatkan pada Sub Plot yang
mengiringi jalannya plot utama. Penggunaan Sub Plot bertujuan untuk
memberikan informasi dan memperkuat karakter tokoh dalam cerita.
Kata Kunci : Mitos, Nglangkahi, Skenario, Relational Conflict, Sub Plot