Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ervindha Pramudya Rani, 1010444032
Subject
Televisi
Datestamp
2014-11-11 02:24:56
Abstract :
Film Televisi atau FTV sekarang sering tayang di televisi Indonesia. Pembuatan skenario dengan cerita mengenai keluarga dapat menambah macam jenis kisah dalam FTV. Kehidupan keluarga dapat terinspirasi dari sebuah televisi misalnya, kurang pengawasan orang tua kepada anak saat menonton tayangan yang ada di televisi. Sifat seorang anak umur 10 tahun masih dalam kategori masa akhir kanan-kanak mudah percaya oleh sesuatu yang dilihat dan didengarnya. Skenario bercerita mengenai kurangnya pengawasan orang tua terhadap anaknya yang suka menonton tayangan televisi. Pengawasan orang tua pada masa akhir kanak-kanak sangatlah dibutuhkan untuk membentuk karakternya. Anak dapat terpengaruh mulai dari sikap, perkataan dan persepsi jika ketika menonton televisi tidak diawasi oleh orang tua. Penceritaan skenario menggunakan alur elips yaitu alur yang menjadikan lokasi adegan pertama juga menjadi lokasi adegan terakhir. Penceritaan mengenai dampak televisi terhadap anak yang kurang pengawasan orang tua diharapkan dapat dijadikan gambaran mengenai dampak televisi kepada anak karena kurang pengawasan, sehingga orang tua dapat lebih memperhatikan anak ketika sedang menonton tayangan televisi. Pemakaian alur elips menjadikan jalan cerita menjadi lebih bervariasi karena tidak disajikan dengan waktu yang runtut. Penyajiannya yang menggunakan flash back dan ada beberapa hal dibuat tidak jelas di awal, membuat pembaca atau penonton menunggu sampai akhir cerita