Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Yogi Yuka Rozaki, 1110571033
Subject
Televisi
Datestamp
2017-11-22 04:24:26
Abstract :
Beragam judul Film Televisi atau FTV telah tayang di televisi swasta Indonesia, tapi sayangnya dari segi cerita hampir seluruhnya sama. Rating masih menjadi alasan kuat, karya Film Televisi tidak berkembang menjadi lebih baik. Perlu adanya inovasi baru untuk industri Film Televisi Indonesia, agar karya yang dihasilkan semakin beragam dan semakin baik.
Cerita dalam skenario ?Aksa Padhé? yang terinspirasi dari sebuah game ?Harest Moon?, diharapkan mampu menjadi inovasi baru untuk ragam cerita Film Televisi Indonesia. Kehidupan seorang petani muda yang mampu melihat dan menjalani kehidupan masa depannya. Sebuah cerita fantasi yang juga terinspirasi dari teori dunia paralel. Teori dunai paralel menyatakan bahwa, kita sebenarnya saling terhubung dengan diri kita yang lain dari masa depan atau masa lalu.
Sudut pandang orang pertama, digunakan sebagai cara penyampaian cerita pada penulisan skenario ?Aksa Padhé?. Penulisan sudut pandang orang pertama dalam skenario ini, merupakan deskripsi adegan dari tokoh utama yang menggunakan teknik angle kamera POV (Point Of View). Selain menggunakan sudut pandang orang pertama, skenario ini juga menggunakan plot non-linier (nonlinear) sebagai alur penceritaannya. Plot non-linier (nonlinear) adalah plot yang disusun secara tidak urut atau tidak sesuai waktu penceritaannya. Pemakaian plot non-linier (nonlinear) menjadikan jalan cerita menjadi lebih bervariasi, karena tidak disajikan dengan waktu yang runtut. Cara penuturan cerita yang menggunakan flash back, flash foward dan ada beberapa hal dibuat tidak jelas di awal, menjadikan pembaca atau penonton (jika skenario sudah diproduksi menjadi sebuah film/film televisi) menunggu sampai akhir cerita.
Kata kunci: Skenario, Film Televisi, Sudut pandang orang pertama, Plot non-linier (nonlinear)