Abstract :
Keusangan literature adalah kajian bibliometrika/infometrika tentang penggunaan dokumen (literature) yang berkaitan dengan umur literature tersebut. Penelitian ini mengambil topik keusangan literatur karena belum ada yang mengkaji tentang hal ini di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapakah paro hidup literatur / dokumen yang disitir dalam skripsi Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta tahun 2016 di UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakana teknik dokumentasi, yaitu dengan cara menyalin
daftar pustaka ( bibliografi ) dari setiap skripsi yang telah ditetapkan menjadi sampel penelitian,kemudian data diolah dengan menggunakan metode analisis sitiran. Analisis data dengan metode analisis deskriptif yaitu data yang telah dikumpulkan disederhanakan, diolah, kemudian disajikan dalam bentuk tabel sehingga mudah dibaca dan diinterpretasikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa usia paro hidup skripsi Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Tahun 2016 adalah 8 tahun. Hal ini berarti sitiran yang disitir di bawah tahun 2007, 48 sebanyak 243 sitiran dianggap usang atau sebesar 55,61%, sedangkan sitiran yang disitir di atas tahun 2007,48 sebanyak 194 sitiran merupakan sitiran yang baru atau sebesar 44,39 % dianggap valid. Jadi mahasiswa Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta dalam pembuatan skripsinya untuk bahan acuan yang dipakai banyak menggunakan bahan pustaka yang dianggap sudah usang. Hal ini
mungkin terjadi karena memang bahan pustaka yang dipakai walaupun dianggap sudah usang tetapi informasi yang ada masih sangat perlu dan masih bermanfaat bagi penulisan skripsi mereka.