DETAIL DOCUMENT
Visualisasi Keindahan Wabi Sabi dalam Busana Kulit Art Wear
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Kalbening Hasanah, 1311708022
Subject
Kriya Kulit 
Datestamp
2018-05-21 06:45:42 
Abstract :
Wabi-sabi merupakan suatu konsep tentang mencari keindahan dalam suatu ketidaksempurnaan dalam hidup dan berserah diri pada takdir ataupun nasib suatu makhluk hidup. Konsep tersebut lebih dikenal sebagai konsep keindahan yang berasal dari Jepang yang menyangkut tentang deformasi atau ketidaksempurnaan bentuk. Wabi-Sabi atau The Beauty Of Imperfect/Impermanently ini menerangkan bahwa keindahan terdapat dalam suatu ketidakabadian yang bisa ditemukan dalam suatu objek. Wabi-sabi mengisyaratkan bahwa di dunia ini tidak diciptakan sesempurna bahkan abadi seperti yang manusia pikirkan, melainkan kita hidup di dalam dunia ketidakabadian. Di balik ketidakabadian tersebut, terdapat sesuatu hal yang tersembunyi, dan tentunya memiliki makna di balik itu semua. Wabi-sabi sebagai pandangan hidup digambarkan menjadi suatu karya seni, salah satunya dalam bentuk busana art-wear. Art-wear dalam hal pembuatannya lebih mengedepankan aspek estetika atau keindahannya, dibandingkan dengan kegunaannya. Pewujudan konsep dikaji dengan menggunakan pendekatan fungsi fisik seni yang digagas oleh Feldman dan didampingi oleh pendekatan ergonomi yang dimaksudkan sebagai wujud pengekspresian seniman terhadap sesuatu yang dilihatnya dan diwujudkan dalam karya seni yang berhubungan dengan kegunaannya untuk manusia. Karya diwujudkan dengan menggunakan kulit samak domba dan kambing sebagai media utamanya dengan mempertahankan struktur bentuk hingga bagian yang cacat agar dapat merepresentasikan konsep ketidaksempurnaan dari wabi-sabi. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta