Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Hestu Ardiyanto Nugroho, 9210578023
Subject
Disain Komunikasi Visual
Datestamp
2014-10-27 03:48:53
Abstract :
Dalam realitas subyektif, Parodi merupakan re?eksi dari tanda-tanda yang sebelumnya sudah diyakini sebagai bentuk yang telah mapan. Parodi akan menjadi dirinya sendiri pada saat ada kesepakatan dalam pengertian media ataupun konteks situasinya. Yang mana hal ini akan membawa pada suatu de?nisi tentang makna kilas balik antara dua wilayah atau lebih sehingga parodi dapat dimengerti sebagai materi ?sifat?, yang diekspresikan melalui ?gaya? sebagai simbolisasi estetiknya.
Sedangkan disain gra?s dalam hal ini merupakan realitas estetik yang di kodekan melalui tanda-tanda secara struktural, semuanya akan dapat dimengerti sebagai metode strategis dalam menyampaikan suatu pengertian tentang pesan melalui media.
Dalam penelitian ini, sebenarnya ada satu pertanyaan yang cukup penting dan perlu segera disikapi. Hal ini dengan sendirinya akan sangat menarik bagi para pemikir, para literaturis (kutu buku), yang konsen terhadap permasalahan dan perkembangan Postmodernism. Sehingga sampai sejauh ini, parodi akan dapat dimengerti sebagai suatu bentuk atau usaha menuju pada realitas yang berbeda, denganjalan mcmberikan pilihan-pilihan.