DETAIL DOCUMENT
Kecerdasan Linguistik Seorang Ceh dalam Seni Pertunjukan Didong di Masyarakat Gayo Kabupaten Aceh Tengah
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Amris Albayan, 1420844412
Subject
Penciptaan dan pengkajian seni 
Datestamp
2018-07-17 03:37:35 
Abstract :
Keterampilan seorang Ceh dalam seni pertunjukan Didong untuk menciptakan syair dengan cara spontan/dadakan merupakan hasil inprovisasi dan kreativitas ditengah pertunjukan, Ceh Didong mampu menciptakan syair yang menarik perhatian audiens. Syair-syair sepontan ini diperlukan untuk menyerang atau menangkis serangan lawan. Penciptaan syair sepontan adalah kemampuan luarbiasa dimiliki Ceh Didong, yang tidak semua orang memilikinya. Ceh Didong dapat menghasilkan ide dengan sepontan/dadakan ini memiliki dasar ilmu pengetahuan yang tinggi tentang kehidupan sosial masyarakat Gayo tersebut, Sebuah ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh Ceh menjadi dasar dalam menemukan ide dalam pertunjukan Didong. Bakat/keinginan, pengalaman, lingkungan yang memberikan pembelajaran besar bagi Ceh Didong. Landasan teori didasarkan pada kecerdasan Ceh dalam pertunjukan Didong di masyarakat Gayo Kabupaten Aceh Tengah. Di dalam menganalisis ini digunakan teori linguistik tata bahasa generatif transformasi dari Noam Chomsky. Membahas tentang pemerolehan bahasa untuk membantu penulis untuk menerangkan kalimat-kalimat baru yang bisa dihasilkan oleh seorang penutur pada satu kesempatan yang sesuai, kemudian penulis memakai teori Howard Gardner sebagai pendukung dalam membahas tentang kecerdasan 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta