Abstract :
Analisis data didasarkan pada dua teori yaitu
estetika mitis Jacob Soemardjo dan teori pengkondisian Ivan Petrovich Pavlov. Bedasarkan estetika mitis, hubungan antara objek seni dengan budaya dan system
kepercayaan masyarakatnya dapat dijelaskan dengan sistematis. Sementara
analisis system kerja konsep penyajian Muryoraras didasarkan pada teori
pengkondisian yang mencakup proses pemberian stimulus dan respon perilaku.
Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
etnomusikologis guna menelusuri lebih dalam hubungan antara karawitan
Muryoraras dengan budaya serta system kepercayaan masyarakatnya.
Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah yang terukur di antaranya:
observasi, wawancara, dokumentasi, danbahan audio visual. Kemudian dianalisis
dengan beberapa tahap seperti mengorganisasikan data, membuat memo,
pembentukan kode, menafsirkan data, menyajikan, dan memvisualisasikan data,
sehingga data yang diteliti dapat dibuktikan.