Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Desy Lia Arlistya, 1520086420
Subject
Tata kelola seni
Datestamp
2018-07-20 03:41:42
Abstract :
Gaya kepemimpinan dengan pendekatan estetik dirasa sangat perlu
untuk dipahami oleh pemimpin organisasi seni pertunjukan lebih tepatnya pada
simfoni orkestra. Salah satunya yaitu hubungan antara konduktor dengan musisi
yang dapat dipahami dengan pendekatan estetik karena pendekatan ini
menekankan pada bagaimana pengikut menggunakan indera dan penilaian estetik
dalam bekerja sama dengan pemimpinnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya kepemimpinan yang
diterapkan oleh konduktor IYSO dengan menggunakan pendekatan estetik,
mengidentifikasi serta menganalisis realisasi penerapan gaya kepemimpinan
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus dan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, wawancara dan FGD.
Pada pengumpulan, pengolahan dan analisis data tersebut ditemukan bahwa
konduktor menggunakan kombinasi dua gaya kepemimpinan dalam memimpin
orkestra yaitu gaya kepemimpinan otoriter dan gaya kepemimpinan pelatih. Dari
pendekatan estetik, peneliti menemukan bahwa mendengarkan merupakan proses
relasional yang terpenting dalam penggarapan sebuah karya