Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Yudi Novrian Komalig, 1520877411
Subject
Seni Musik
Datestamp
2018-07-25 03:09:10
Abstract :
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan penemuan menggunakan sesuatu yang terjangkau tetapi sering diabaikan keberadaannya untuk diolah menjadi barang yang bermanfaat. Sebagai contoh, urine diolah menjadi bahan bakar minyak. Selain itu, ada sabut kelapa yang ada diproses menjadi rompi antipeluru. Ini bisa terjadi karena sesuatu itu diabaikan memiliki potensi yang dapat digunakan untuk diolah menjadi barang baru yang bermanfaat. Di bidang komposisi musik, seringkali fondasi penciptaan
musik berasal dari sesuatu di luar musik. Program musik adalah salah satu contoh. Hal ini menyebabkan gagasan menyusun komposisi musik menggunakan sesuatu yang ada mudah dijangkau dan sering dilipat. Hal yang mudah dijangkau dan sering dilupakan adalah tidak lain adalah elemen musik itu sendiri. Dengan demikian, unsur-unsur musik itulah diolah untuk menyusun bersumber dari elemen musik lainnya. Dalam hal ini jumlah tanda-tanda sukat sebagai sesuatu yang sering diabaikan tetapi memiliki potensi untuk digunakan sebagai landasan untuk membangun konstruksi akor