Abstract :
Karya Tari Tresneng Manggali berpijak pada tradisi Bali. Karya tari ini dimaksudkan sebagai wadah konflik dari Ratna Manggali yang digarap dengan bentuk sentuhan estetika pelegongan dan estetika bedayan.
Bentuk penyajiannya ditekankan pada perbendaharaan dan artistik gerak dari cerita. Gerak yang hadir diperoleh melalui pencarian, penjajagan, pengembangan gerak tari tradisi Bali khususnya pelegongan dengan jumlah penari 9 orang.