Abstract :
Cerita tentang wayang kulit Hagnyanawati adalah titisan Betari Dremi yang atas perintah Batara Guru supaya turun karena sudah saatnya untuk berkumpul kembali dengan suaminya yaitu Batara Drema dengan cara menjelma menjadi putri raja. Namun untung tak dapat diraih, ia harus kawin dengan Prabu Boma. Maka dengan tekad dan pendirian yang kuat Dewi Hagnyawati tetap mencari dan bertemu titisan Batara Drema yaitu Raden Samba. Penggarapan tari ini memberikan gambaran bentuk Dewi Hagnyawati dengan postur tubuh tinggi semampai. Peran Dewi Hagnyawati sangat berpengaruh hingga terjadinya peristiwa Samba Sebit.