Abstract :
Salah satu bangunan rumah tradisional Jawa yang masih ada yaitu rumah yang dibangun oleh darah dalem Keraton Kasunanan Surakarta pada tahun 1814 di Kampung Sewu, Solo dan berfungsi sebagai tempat tinggal pribadi. Kemudian bangunan ini dibangun kembali di Desa Warak Kidul, Sleman, Yk pada tahun 1998 dengan menggunakan lay out dan bahan-bahan asli. Pada rumah Sleman ada yang mengalami perubahan seiring dengan berubahnya fungsi dari rumah tinggal menjadi tempat publik yang berupa hotel, dimana area publik membutuhkan ruang tertentu yang mendukung sebagai fungsi hotel. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa ruang yang masih menerapkan konsep interior rumah tradisional Jawa baik dari segi organisasi, fungsi, sifat ruang, elemen pembentuk ruang serta ragam hiasnya. Namun, pada ruang tertentu ada perubahan fungsi dan sifat ruangnya.