Abstract :
Perkembangan tari pada dasarnya mengikuti perkembangan masyarakat yang menyertai. Kehidupan tari di dalam dan di luar istana berbeda nilai estetisnya. Hal ini dikarenakan perbedaan situasi kondiesi kultural yang melatar belakangi antara kedua lingkungan yang berbeda. Tulisan ini membahas beksan Triyangga Pratalamaryam yang dalam penyajiannya secara garis besar terbagi menjadi tiga bagian, yaitu maju Playon, Enjer dan Perangan. Proses penyajiannya masih mengacu pada pola beksan yang ada, baik gerak, iringan maupun tat rias dan busananya.