Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Dita Deviona Ramdhani, 0911279011
Subject
Penciptaan dan pengkajian seni
Datestamp
2024-03-04 07:07:43
Abstract :
Tari Wura Bongi Monca adalah tarian yang berasal dari daerah Bima. Tari
Wura Bongi Monca merupakan tarian yang diciptakan oleh Siti Maryam
Salahuddin pada tahun 1968. Tari Wura Bongi Monca dikategorikan sebagai
tarian tradisi Bima yang ditarikan oleh remaja putri. Tari Wura Bongi Monca
masuk dalam jenis tarian mpa?a na?e atau tarian untuk remaja putri yang berumur
14 tahun sampai mereka belum nikah. Tari Wura Bongi Monca memiliki tiga kata
yang mempunyai tiga arti, Wura yang berarti menabur, Bongi yang berarti Beras
sedangkan Monca memiliki arti Kuning. Jadi tari Wura Bongi Monca adalah tari
menabur beras kuning yang ditarikan oleh remaja putri pada saat upacara
penyambutan tamu
Sebelum diciptakan tari ini, Wura Bongi Monca merupakan kebiasaan bagi
masyarakat Bima pada saat menyambut tamu, kiri loko dan peta kapanca, pada
masa kesultanan tradisi menyambut tamu dilakukan dengan cara Wura Bongi
Monca oleh para gadis remaja yang merupakan keluarga dari Sultan, proses
tersebut dilakukan dengan cara berdiri secara berjejer di depan pintu masuk Istana
sambil Wura Bongi Monca kepada para tamu. Dengan melihat kebiasaan atau adat
istiadat masyarakat Bima, Siti Maryam yang merupakan puteri dari Sultan R.
Salahuddin mempunyai ide menciptakan suatu tarian untuk upacara penyambutan
tamu, supaya tamu yang datang dapat mengenal kebudayaan Bima.
Bagi masyarakat tarian ini juga dipertunjukkan di upacara pernikahan dan
acara-acara besar yang di adakan oleh pemerintah kota Bima. Fungsi tari Wura
Bongi Monca adalah sebagai tarian untuk upacara penyambutan tamu. Baik itu
tamu dari luar daerah ataupun tamu penting yang ada di daerah Bima sendiri.
Karena bagi masyarakat Bima tamu merupakan orang yang penting dan terhormat,
masyarakat Bima mayoritas agama Islam, oleh sebab itu menurut ajaran Islam
masyarakat tidak boleh memustukan tali silaturahmi dengan masyarakat yang
lainnya