Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Andi Firdah Sepryanti, 1011324011
Subject
Penciptaan Tari
Datestamp
2015-10-22 06:23:10
Abstract :
Awal mula berdirinya kerajaan Balanipa Mandar bermula dari
persekutuan ?Appe Banua Kayyang?? berarti empat rumah besar yaitu
Napo, Samasundu, Mosso, dan Todang-todang ke Appe banua kayyang
tersebut sepakat mendirikan kerajaan Balanipa di Mandar dengan
mengangkat I Mayambung.
Kawasan yang di sebut ?Pitu ulunna salu dan pitu babana
binanga? (Rantebulahan, Aralle, Tabulahang, Mambi, Matanga, Tabang,
Bambang). Sebelumnya tujuh kerajaan ini bersatu masyarakat Mandar
hanya bersifat kesukuan yang biasa di pimpin oleh Maradia. Todilaling
merupakan gelar Raja pertama (I Mayambung). kisah tentang I
Mayambungi dan tujuh penari yang sangat setia dan bahkan rela menyertai
Raja keliang lahat hal ini yang dinamakan Todilaling, dalam bahasa
Mandar artinnya orang yang di angkut kedalam liang kubur. Kisah sejarah
di Mandar ini menjadi inspirasi gagasan penciptaan tari.
Karya tari Todilaling di tarikan oleh satu penari laki-laki sebagai
Raja, tujuh penari puteri sebagai penari anak bangsawan, empat penari
laki-laki sebagai pengawal Raja dan delapan penari puteri penggambaran
masyarakat. Tipe tarinya adalah drama tari. Konsep geraknya merupakan
perkembangan gerak dari tari Pattudu