Abstract :
Awalnya, Reyog Ponorogo adalah pengiring Prabu Kelana Sewandana dari Kerajaan Bandarangin yang akan menjemput pengantin puteri, yaitu Dewi Sanggalangit dari Kerajaan Kediri. Di Ponorogo ada dua pendapat mengenai reyog ini. Pendapatdari barat pusatnya di Sumoroto, pendapat dari timur pusatnyadi Tamansari. Pendapat ini satu sama lain berlainan dari sisi isi dan rangkaiannya. Tetapi pokok dan akhirnya sama karena berasal dari satu sumber saja.
Kata kunci: Reyog Ponorogo, kesenian rakyat, jathilan