Abstract :
Tulisan ini tentang Sendratari Tari Ramayana Prambanan sebagai bentuk perjanjian baru tari Sala. Pertunjukan ini sering dikaitkan dengan wayang wong karena bentuk ini yang lebih popular dengan tema kisah Mahabarata dan Ramayana. Tari Jawa mulai mempunyai bentuk yang pasi mulai abad ke-18, ketika raja-raja Mataram menaruh perhatian besar pada seni Tari. Perjanjian Giyanti 1755 Belanda memecah Kerajaan menjadi dua yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Dalam kesenian pun kedua wilayah ini mempunyai perkembangan khas sendiri-sendiri.
Kata kunci: tari klasik, sendratari, Surakarta