Abstract :
Ketoprak muncul pada pertengahan pertama abad ke-20, atau sekitar tahun 1920an. Media seni pertunjukan ini diharpkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat setempat pada budaya local, tidak terpengaruh budaya asing yang kurang sesuai dengan bangsa Indonesia. Ketoprak adalah salah satu bentuk kesenian yang berkembang dalam masyarakat Jawa Tengah pada umumnya, dan Surakarta dan Yogyakarta pada khususnya. Ketoprak tak hanya sebatas kesenian rakyat yang banyak digemari masyarakat, tetapi telah menjadi salah satu media penghubung yang efektif karena diterima oleh semua lapisan masyarakat.
Kata kunci: ketoprak, kesian tradisional, hiburan rakyat