Abstract :
Secara sederhana Manggalayudha Ngrangsang dapat diartikan sebagai pimpinan yang memukul mundur lawan. Pemilihan judul ini didasari pertempuran besar antara Alengka dan Ayodya yang melibatkan berpuluh-puluh senapati perang. Salah satu dari senapati perang itu adalah Prahastha dari pihak Alengka dan Anilo dari pihak Ayodya. Nilai kualitas tari yang ditekankan dalam tulisan ini tidak hanya pada kandungan segi nilai filsafatnya, tetapi juga pada: teknik serta nilai perpaduan dari segenap komponen gerak tubuh sebagai pendukun. Komponen ini meliputi: wirama, wiraga, dan wirasa.
Kata kunci: tari klasik, penjiwaan, wirama, wiraga, wirasa