Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Libania Maria Flor Sarmento, NIM 0811430022
Subject
Kriya Tekstil
Datestamp
2015-10-23 00:30:52
Abstract :
Kain tenun bagi masyarakat Timor dapat menunjukkan suatu status sosial yang
tinggi.Kaum bangsawan Pemilik biasanya mewariskan kain tenun kepada generasi
berikutnya.Kain-kain tenun yang paling tinggi nilainya diperlihatkan pada acara-acara
perkawinan dan upacara adatl ainnya.Dalam upacara perkawinan juga terjadi pertukaran kainkain
tenun adat dari pihak keluarga laki-laki dengan pihak keluarga perempuan.Kain tenun juga
mempunyai nilai yang menentukan dalam aturan adat.Apabila ada pelanggaran terhadap aturan
adat, akan dikenakan pembayaran denda yang harus dibayar dengan kain-kain adat. Peralatan
tenun yang dipergunakan adalah alat tenun tradisional yaitu alat tenun gedongan.
Terwujudnya karya seni merupakan visualisasi dari pikiran seorang seniman yang memiliki
ekspresi jiwa dan diungkap dari suatu pemahaman yang diserap dalam pikiran maupun perasaan.
Lewat pemahaman dari berbagai model yang diserap dalam pikiran maupun perasaan akan
menimbulkan ide-ide baru yang tak terbatas, kemudian divisualiasiskan lewat simbol-simbol
tertentu ke dalam wujud karya seni .
Dalam data-data yang terkumpul, terdapat beberapa bentuk motif yang telah distilir dan
dipergunakan untuk tujuan yang berbeda-beda. Untuk tujuan fungsional, motif telah distilir
dalam hal hias-menghias pada pakaian dan acesoris, perhiasan dan lainnya. Selain itu, Untuk
tujuan seni, motif tradisional Timorbelum pernah distilir dalam hal berkarya seni.