DETAIL DOCUMENT
Korelasi Alternasi Kepemimpinan dengan Keberlanjutan Sanggar Seni dalam Era Ekonomi Kreatif : Studi Kasus Padepokan Seni Bagong Kussudiardja
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
DANI, Iwan Setiawan
Subject
Tata kelola seni 
Datestamp
2021-03-22 08:12:22 
Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses alternasi (pergantian) kepemimpinan dan korelasinya dengan keberlangsungan sebuah sanggar seni. Terutama sekali persoalan alternasi kepemimpinan sebagai sebagian faktor krusial setiap sanggar seni karena akan menentukan keberlanjutan sanggar. Karena banyak sekali kepemimpinan sebuah sanggar seni yang umumnya terpusat pada sosok seniman pendiri gagal melakukan alternasi sehingga mengakibatkan sanggar tersebut tidak dapat bertahan lama. Pendekatan studi kasus terhadap sanggar Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) ini sebagai topik mengenai salah satu sanggar yang berhasil melewati proses alternasi kepemimpinan. Data primer diperoleh melalui wawancara terhadap beberapa nara sumber utama yang terlibat mulai sejak awal PSBK kemudian data sekunder diperoleh dari buku, artikel dan rekaman video yang terkait. Sementara konsep yang diasumsikan dapat menjelaskan persoalan alternasi kepemimpinan di organisasi keluarga terutama yang terkait erat dengan masalah alternasi dalam konteks manajemen transisi, adalah teori Manajemen Transisi dari William Bridges. Temuan umum menunjukkan bahwa, alternasi kepemimpinan tanpa perencanaan akan mengakibatkan masa transisi menjadi panjang dan rumit. Secara khusus faktor-faktor yang membuat PSBK berhasil adalah : (1) adanya kesadaran untuk meninggalkan nilai-nilai lama yang sudah tidak sesuai, (2) dikembangkannya sistem tata kelola yang terbuka, (3) diterapkannya hubungan kerja berdasar partnership di antara pengelola PSBK. Pada akhirnya suksesi di PSBK berhasil bertransformasi baik dalam program maupun model manajemennya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, proses alternasi kepemimpinan di PSBK telah melalui sebuah transisi multi-event yang rumit tetapi berhasil diantisipasi dan dipersiapkan guna keberlangsungannya. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta