DETAIL DOCUMENT
FOTO POTRET “COMFORT WOMEN” KARYA JAN BANNING: ANALISIS TATAPAN MATA MENGGUNAKAN METODE GRAMATIKA VISUAL
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Mufidah Rahmayati, Zulfa
Subject
fotografi ekspresi 
Datestamp
2020-10-27 02:43:24 
Abstract :
Jan Banning adalah seorang fotografer asal Belanda yang menciptakan karya berupa foto potret dengan tema comfort women di Indonesia. Comfort women memiliki pengertian yang mengarah kepada istilah perempuan yang mengalami kekerasan seksual pada masa penjajahan Jepang, istilah ini di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan jugun ianfu. Adapun pengertian fotografi potret sendiri merupakan sebuah bentuk visual yang mendeskripsikan potret seseorang. Selain itu, menurut Soeprapto Soedjono fotografi potret merupakan hasil representasi perekaman/pengabadian kemiripan jati diri figur manusia dalam bentuk dwimatra. Jan selaku pencipta karya mendeskripsikan potret jugun ianfu tersebut dengan memfokuskannya pada area wajah. Sebanyak 4 dari 18 foto yang dibukukan oleh Jan telah dipilih untuk dianalisis lebih lanjut mengenai wajah khususnya tatapan mata. Di mana tatapan mata dan sekelilingnya adalah bentuk pengekspresian dari diri seseorang. Ekspresi ini dapat dianalisis dengan menggunakan metode gramatika visual sehingga terungkapnya sebuah makna atau pesan interaktif yang ingin disampaikan oleh subjek jugun ianfu. Dalam penggunaan metode gramatika visual tersebut, metafugsi interpersonal pun digunakan sebagai bentuk upaya untuk menunjukan hubungan interpersonal. Metafungsi interpersonal kemudian dibagi menjadi dua bahasan, yaitu aspek representasi-interaksi dan aspek modalitas. Bahasan di dalamnya memiliki pola yang serupa antara foto satu dengan foto yang lainnya. Meski begitu, kesamaan pola yang ada tidak dapat mempengaruhi makna atau pesan dari subjek itu sendiri, karena makna atau pesan juga dapat dihasilkan dari adanya tanda-tanda visual yang tercipta. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta