Abstract :
Penulis mencoba melakukan implementasi konsep Negative Harmony ke
dalam lagu Alice in Wonderland. Konsep ini menjadi perhatian publik setelah
sebuah gagasan dengan istilah Negative Harmony muncul pada wawancara June
Lee dengan Jacob. Hal ini kemudian banyak digunakan oleh musisi sebagai
bentuk aransemen sebuah lagu tetapi digunakan untuk mengubah keseluruhan
lagu ke dalam bentuk negatif. Dari penjelasan tersebut penulis tertarik untuk
mengimplementasikan Negative Harmony ini sebagai substitusi akor dan melodi
tanpa banyak mengubah bentuk lagu secara keseluruhan. Penulis juga ingin
mengetaui apakah konsep negatif ini akan merubah fungsi tonika, dominan dan
subdominan progresi akor ataukah tidak. Penulis menggunakan lagu utama yaitu
Alice in Wonderland sebagai objek penelitian karena tidak adanya perubahan
nada dasar, lagu jazz standar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif dengan proses pengumpulan data yaitu analisa Negative
Harmony, analisa Lagu, Implementasi, aransemen, analisa dan revisi latihan,
penyempurnaan, penyajian dalam konser, evaluasi penulisan. Dari hasil yang
ditemukan penulis, bahwa progresi akor dalam bentuk negatif dapat dilihat seperti
sebuah cermin dari bentuk circle of fifths serta kualitas akor 7 menjadi 6. Adapun
augmented dan diminished dalam bentuk negatif tetaplah sama tetapi secara
progresi haruslah dicari secara manual. Konsep negatif ini ternyata tidak merubah
fungsi tonika, dominan, dan subdominan dikarenakan konsep ini memiliki bentuk
ii ? V ? I yang berbeda yaitu VIIb ? iv ? I dengan interval yang terbalik yaitu
perfect fifth.
Kata Kunci : Negative Harmony, Theory of Harmony, Negative Harmony song,
Alice in Wonderland.