Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Manuel Simanjuntak, NIM.1011530013
Subject
Etnomusikologi
Datestamp
2015-10-23 01:09:32
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di Indonesia
pada tahun 2012 yakni tentang pengklaiman Malaysia pada Tor-tor dan Gordang
Sambilan. Setelah ditelusuri lebih dalam, ketertarikan akan fenomena itu ternyata
bukan hanya pada Gordang Sambilan saja, melainkan juga kepada musik ritual
Onang-onang pada etnis Mandailing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
stuktur dan bentuk dari musik Onang-onang pada ansambel Gordang Sambilan
serta fungsi musik ritual Onang-onang pada upacara-upacara adat etnis
Mandailing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode analitik
kualitatif dengan pendekatan musikologis. Teknik yang digunakan yaitu teknik
pengumpulan data yang meliputi observasi langsung ke lokasi penelitian,
wawancara dengan beberapa narasumber dan teknik dokumentasi. Hasil dari
penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur musik pada musik ritual Onangonang
hanya memiliki introduksi dan lagu pokok, hal ini disebabkan karena musik
ritual Onang-onang banyak mengalami pengulangan-pengulangan dan bentuk
musiknya hanya terdiri dari satu bagian serta fungsi musik menurut Alan P.
Meriam pada musik ritual Onang-onang yang paling mendekati adalah fungsi
musik sebagai sarana komunikasi yaitu sebagai pengantar maksud dan tujuan
suatu upacara adat.