Abstract :
Perkembangan suatu zaman yang semakin maju, secara tidak langsung akan
mempengaruhi eksistensi suatu kesenian daerah salah satunya Kesenian Jatilan Sikil
Dhuwur. Kesenian Jatilan Sikil Dhuwur merupakan kesenian khas dari daerah
Semanu. Ciri khas kesenian tersebut menggunakan properti egrang yang digunakan
sebagai penggambaran sikil dowo. Kesenian tersebut juga berfungsi sebagai media
hiburan dan sebagai identitas budaya Desa Semanu. Eksistensi Kesenian Jatilan
Sikil Dhuwur sebagai seni pertunjukan yang menghibur terlihat dari beberapa
agenda acara yang sering diikuti setiap tahun. Adanya kesenian tersebut juga
sebagai identitas budaya Desa Semanu, karena kesenian tersebut hanya ada satusatunya
yang berada di Desa Semanu. Upaya untuk menjaga eksistensi kesenian
tersebut ialah dengan cara melakukan inovasi yang kreatif, proses inovasi tersebut
memang dilakukan guna memikat daya tarik masyarakat agar tertarik akan
Kesenian Jatilan Sikil Dhuwur.
Adanya perkembangan zaman yang semakin meningkat membuat kesenian
ini harus tetap berkembang dengan inovasi-inovasi yang kreatif agar tidak tergerus
oleh zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi Kesenian
Jatilan Sikil Dhuwur di Dusun Munggi Pasar, Kecamatan Semanu, Kabupaten
Gunungkidul. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi, karena sosiologi ini
membahas tentang masyarakat pendukung Kesenian Jatilan Sikil Dhuwur. Terlihat
dari eksistensi Kesenian Jatilan Sikil Dhuwur pada saat ini, kenyatannya
menunjukan bahwa kesenian tersebut masih eksis di kalangan masyarakat
Gunungkidul khususnya Dusun Munggi Pasar, Semanu, Gunungkidul. Eksistensi
Kesenian Jatilan Sikil Dhuwur sesuai dengan perkembangan kehidupan
masyarakatnya.
Kata kunci : Eksistensi, Jatilan Sikil Dhuwur, Identitas