Abstract :
Salah satu potensi seni rupa adalah mengabadikan sesuatu melalui karya,
salah satunya adalah merefleksikan bagian masalalu dalam bentuk kenangan
kedalam lukisan. sehingga Ingatan sulit untuk secara jelas bisa direkonstruksi sesuai
dengan konteks waktu, tempat, dan detail kejadiannya, hal tersebut divisualisasikan
dengan elemen, komposisi dan teknik kesenilukisan. Rekonstruksi kenangan dalam
bentuk lukisan menjadi sarana untuk menghibur diri sekaligus autokritik. Objekobjek kenangan yang berbentuk sublim diolah kembali dengan kepekaan rasa, daya
intelektual, dan pengalaman pribadi yang penuh keunikan, spirit, dan aspek
manusiawi sebagai bagian yang identik dengan karakteristik individu seniman.