Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Priskila Chintya Wisnu Kristanti, NIM. 1011555013
Subject
Pengkajian seni musik (musikologi dan pendidikan musik)
Datestamp
2015-10-27 07:49:06
Abstract :
Pentingnya memahami karakter murid dan model pembelajaran yang tepat dalam dunia
pendidikan ini sangat dibutuhkan oleh seorang guru. Terlebih disaat harus menghadapi murid
berkebutuhan khusus yakni penyandang Asperger. Seperti dalam proses pembelajaran piano
yang harus dibutuhkan ketelitian dan fokus yang tinggi ketika harus memainkan sebuah
repertoar lagu. Penelitian kali ini berisi tentang respons dan bagaimana cara yang efektif
untuk memberikan model pembelajaran kepada penyandang Asperger ketika mengikuti
proses pembelajaran piano.
Musik dapat menjadi sarana terapi bagi anak berkebutuhan khusus karena mampu
meningkatkan multi kecerdasan melalui aktivitas memainkan musik dan berkarya yang
terintegrasi dengan gerak serta meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi anak (Milyartini,
2010). Banyak ahli yang mengungkapkan bahwa melatih organ pendengaran anak autis
merupakan hal yang penting dalam proses penyembuhan (Reza, 2011). Sehingga dengan
menggunakan model pembelajaran secara visual dan audiovisual tentunya dapat memberikan
respons yang berbeda bagi anak berkebutuhan khusus, dalam hal ini penyandang Asperger.
Maka, dari dua model pembelajaran ini akan terlihat respons model pembelajaran bagi
penderita Asperger dalam mengikuti proses pembelajaran piano.
Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan
Studi Kasus. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini adalah model pembelajaran
audiovisual lebih baik digunakan dalam proses pembelajaran piano bagi subjek penyandang
Asperger dalam penelitian ini. Hal ini dapat memberikan hasil yang maksimal bagi subjek
tersebut dalam pemahaman dan permainan dalam sebuah repertoar lagu.