Abstract :
Perkembangan zaman memberikan fleksibilitas bagi seniman untuk
mengeksplorasi medium, teknik, dan alat yang pada awalnya difungsikan di luar
ranah seni. Kebutuhan akan kebaruan dalam berkarya seni serta adanya kebebasan
penggunaan alat dan media yang kemudian membawa penulis pada
ketertarikannya untuk menciptakan alat non-konvensional. Penulis menciptakan
tiga alat, yaitu alat ciprat dengan gerak melingkar, alat ciprat dengan gerak jatuh
bebas, dan alat sapuan kuas dengan gerak melingkar. Aktivitas berkesenian
dilakukan dengan dorongan naluri bermain-main dengan alat. Hal tersebut
dilakukan dalam bentuk penggalian potensi atau eksperimentasi untuk mencapai
nilai artistik yang mampu dihasilkan oleh ketiga alat dalam lukisan. Nilai artistik
dicapai melalui pengolahan unsur-unsur seni rupa (garis, warna, bidang dan
tekstur) serta prinsip-prinsip penyusunan yang dapat memicu pengalaman estetis
formalistis bagi spektator. Meskipun karya seni lukis tugas akhir ini
mengedepankan aspek visual, gagasan tetap memiliki peran berupa unsur-unsur
seni rupa yang ingin diolah dan dugaan visual yang ingin dicapai. Visualisasi dari
ketiga alat tidak memanifestasi bentuk apapun sehingga bentukan dari hasil
visualnya cenderung abstrak atau non-figuratif. Melalui karya ini, pengunaan alat
non-konvensional ditujukan tidak untuk mengubah pengertian dan nilai-nilai
dalam seni lukis, namun lebih kepada menciptakan variasi dalam berkarya seni
lukis.