Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Sri Subekti Handayani, 9010152014
Subject
Pengkajian seni teater (dramaturgi)
Datestamp
2015-11-06 03:42:31
Abstract :
Tugas akhir ini mendeskripsikan tentang kurikulum
Kursus Seni Peran STB yang merupakan lembaga pendidikan
non formal kesenian yang berada dalam sub sistem
pendidikan luar sekolah. Kursus Seni Peran STB tersebut
mempunyai dasar seni peran dan teater. Kurikulum tersebut merupakan panduan bagi pendidik seni peran dan teater yang dapat diterapkan pada kegiatan latihan teater bagi para pemula.
Kurikulum Kursus Seni peran tersebut merupakan
kurikulun dasar yang ternyata berpengaruh pula terhadap
kurikulum pada jurusan Teater ASTI Bandung. Hal ini
disebabkan karena jurusan Teater ASTI Bandung lahir dari
cikal bakal Kursus Seni Peran STB angkatan II 1977.
Para pendiri jurusan Teater ASTI adalah para pengajar
pada Kursus Seni Peran STB (Acting Course) sehingga tidak
heran jika kurikulum yang diberlakukan pada jurusan Teater
ASTI Bandung adalah kurikulum Kursus Seni Peran STB yang
nengalami penyempurnaan dan penyesuaian. Mengingat
kedudukan jurusan teater ASTI Bandung berbeda dengan kedudukan Kursus Seni Peran STB. Jurusan Teater ASTI
Bandung berkedudukan sebagai pendidikan formal yang berada
dalam sub sistem pendidikan sekolah dan berada dalam
strata Akademi dengan program pendidikan Diploma-3.
Sehingga pada pelaksanaannya kurikulum Kursus Seni
Peran STB ditempatkan pada materi MKK (Mata Kuliah
Keahlian). Jurusan Teater ASTI Bandung karena menempati
strata yang lebih tinggi dituntut untuk menyelenggarakan
materi-materi lain yang setaraf dengan pendidikan
berstrata Perguruan Tinggi. Setelah materi dari kurikulum Kursus Seni Peran STB
(Acting Course) disempurnakan dan dilengkapi dengan materi
MKDU dan MKDK maka materi yang berasal dari kursus seni peran STB dimasukkan menjadi MKK.
Kurikulum pada Kursus Seni Peran STB
ternyata
berpengaruh pula pada kurikulum Diklat Teater Hahasiswa
IKIP Bandung. Kegiatan Diklat Teater Mahasiswa IKIP
Bandung merupakan kegiatan luar sekolah yang berada dalam
kegiatan ko-kurikuler yang mempunyai tujuan untuk mewadahi
kegiatan nahasiswa agar mahasiswa tersebut dapat
neningkatkan pengalaman belajar. Kegiatan tersebut juga
ditujukan untuk nengembangkan intelektual dan keterampilan
mahasiswa IKIP Bandung dalan bidang Teater. Karena status kegiatan Diklat Teater Mahasiswa IKIP Bandung merupakan
kegiatan non formal dan di luar jam belajar para
mahasiswa. Dan kegiatan tersebut merupakan kegiatan
ko-kurikuler dan bersifat latihan teater, maka jelas
kurikulum yang diberlakukan pada Diklat Teater Mahasiswa
IKIP Bandung tersebut serupa dan menang banyak memiliki
persamaan dalam pelaksanaannya, juga pada strategi dan
metode belajarnya dengan kurikulum yang ada pada Kursus
Seni Peran STB.