Abstract :
Masyarakat Desa Rogomulyo, kecamatan Susukan,
Kabupaten Semarang merupakan salah satu pewaris budaya
peninggalan leluhur berupa upacara tradisi Saparan yang
sampai sekarang masih tetap dilestarikan selaras dengan
irama pembangunan.
Sebagai warga negara Indonesiana, masyarakat Rogomulyo
telah dapat menunjukkan pengabdiannya, khususnya dalam
rangka peningkatan nilai-nilai budaya adiluhung. Seperti
halnya upaya-upaya untuk mendudukan kegiatan upacara
Saparayang merupakan kegiatan rutin itu pada porsi yang lebih tinggi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Yang membedakanan tata upacara Saparan pada umumnya dengan upacara Saparan
di Rogomulyo adalah tujuan dan bentuk upacara.
Tujuan utama upacara Saparan di Rogomulyo adalah
untuk pemujaan dan permohonan kepada Tuhan dengan perantara
arwah Ki Agung Alim. Ia merupakan tokoh masyarakat setempat yang dianggap
keramat dan membawa berkah. Adapun
bentuk penyelenggaraan upacara ini dengan mengadakan sesaji,
serta sarana lain yang tak dapat diti.nggal.kan adalah
gamelan sebagai iringan pada bagian-bagian tertentu dalam
upacara. akan dihadapkan pula pada hal- hal yang berkaitan dengan
karawitan, seperti: Bentuk gending, laras, pathet, irama,
fungsi dan sebagainya. Untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan karawitan dalam upacara Saparan, di Rogomulyo, secararinci akan di.terangkan pada bab-bab beri.kut ini..