Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Launa Lutfiyana, NIM: 1011540022
Subject
Kriya Keramik
Datestamp
2015-11-12 07:23:30
Abstract :
Perempuan pada momen identifikasi diri menjadi sumber inspirasi untuk membuat karya seni keramik.
Perempuan sebagai subjek penciptaan adalah refleksi kedirian saya. Lebih lanjut dari tema besar ini
dirumuskan tentang bagaimana perempuan (dalam hal ini berdasarkan pengalaman empiris saya) sebagai
manusia mengalami momen identifikasi diri? Bagaimana perempuan pada momen identifikasi diri
divisualisasikan dalam seni keramik? Tanda-tanda estetik apa yang sesuai dengan narasi perempuan
pada momen identifikasi diri?
Untuk menjawab rumusan masalah perempuan pada momen identifikasi
diri digunakan pendekatan teori estetika A.A.M. Djelantik dan teori psikoanalisis Sigmund Freud
terutama mengenai hubungan id, ego, dan superego dan konsep oedipus complex. Pemilihan tanda-tanda
estetiknya dibantu dengan teori semiotika Charles Sanders Pierce terutama mengenai relasi tanda
antara representamen, interpretan, dan objeknya. Dalam penciptaannya digunakan tiga pilar
penciptaan karya kriya yang dirumuskan oleh SP Gustami seperti eksplorasi, perencanaan, dan
perwujudan.
Visualisasi yang dihadirkan dalam penciptaan berupa figur perempuan yang
dibentuk dengan meniadakan bentuk kaki. Dekorasi yang diterapkan berupa ornamen geometri dengan
memperhatikan susunan struktur rupa dan membuat tekstur titik pada badan keramik. Warna gelasir
yang digunakan adalah warna kontras komplementer. Penggunaan tanah stoneware dipilih untuk
memainkan variasi warna badan keramik.