Abstract :
Stasiun Tanah Abang merupakan salah satu stasiun transit terbesar pada KRL rute
Jabodetabek. Perancangan ini bertujuan untuk memfasilitasi keinginan pengguna Stasiun
Tanah Abang pada hall utama stasiun. Konsep Transit Oriented Development dipilih untuk
Stasiun Tanah Abang. Sistem TOD ini memperbaharui zoning dan layout untuk
mempermudah pengguna mulai dari keberangkatan hingga kedatangan, dan memisahkan
area komersial dan privat penyedia. Bertujuan untuk mengefisienkan penggunaan ruang
serta waktu para pengguna commuterline. Selain itu Tanah Abang sebagai pusat tekstil
terbesar di Asia Tenggara. Tanah Abang yang dikenal dengan tekstilnya, bentuk dari tekstil
sebagai ide utama dan digabungkan dengan gaya kontemporer pada stasiun.
Kata Kunci: Stasiun KRL, Transit Oriented Development, Tekstil