Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Abdul Muis, NIM 0911491022
Subject
Kriya Keramik
Datestamp
2015-11-13 06:28:54
Abstract :
Saat ini beberapa pemahaman dan eksplorasi masyarakat tentang simbol
istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas semakin menjauhi acuan aslinya
serta penggunaannnya yang dirasa kurang tepat. Untuk itu penulis menciptakan
bentuk dimensi dari gambar simbol istana berdasarkan analisis dan sejarahnya.
Disamping itu untuk mempublikasikan kepada masyarakat luar tentang
keberadaan istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas. Mengangkat sejarah
istana beserta unsur budaya Melayu, tepatnya di Kabupaten Sambas, sebagai salah
satu upaya dalam mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya yang
dikreasikan ke dalam karya kriya seni keramik ekspresi.
Gambar simbol istana dideformasikan agar pesan yang ingin disampaikan
kepada apresiator dapat tercapai melalui visualisasi bentuk tiga dimensi kriya
keramik berbahan tanah liat (stoneware) mengikuti rancangan karya. Proses
pembentukan menggunakan teknik hollow casting (cetak tuang), press mould
(cetak tekan), pinch (pijit), coil (pilin) dan Slab (lempengan). Pendekorasian
menggunakan teknik tempel (sprig decoration), ukir (Carving) dan terawang
(Pierching). Keseluruhan teknik ini merupakan hand building agar mempermudah
penuangan ekspresi serta dapat merasakan lebih dekat dengan karya yang dibuat.
Simbol istana ini merupakan perpaduan bentuk dari burung Elang dan
Naga. Hasil analisis penulis ini juga sependapat dengan sesepuh istana Kesultanan
Alwatzikhoebillah Sambas sebagai narasumber dan beberapa rancangan karya
juga telah dikonsultasikan. Upaya ini dilakukan agar karya nantinya dapat
diterima oleh masyarakat Sambas karena sudah dibekali dengan rekomendasi izin
penelitian dan diskusi bersama pihak yang berwenang, sehingga karya yang
diciptakan ini tidak sekedar ekspresi dan imajinasi, melainkan juga sebagai
pengetahuan tentang bentuk dimensi dari gambar simbol istananya. Inspirasi ini
juga terdorong karena rasa ingin terus menggali kemampuan dan pematangan
karakter dalam menggubah bentuk, melestarikan budaya Melayu Sambas dan
berestetika dalam keramik seni.