Abstract :
Terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan pada anak antaralain, kurangnya
pengetahuan bagaimana menjadi orang tua, kemauan yang tak realitas kepada
kecakapan dan perilaku anak, isolasi sosial, pemasalahan obat-obatan terlarang
dan alkohol, serta permasalahan dalam rumah tangga. Kekerasan anak dapat
mencakup: penyiksaan jasmani, penyiksaan emosi, pengabaian, dan pelecehan
seksual. Permasalahan ini yang dirasa tepat untuk menjadi latar belakang konflik
pada film fiksi horror yang akan dibuat dengan menggunakan tata cahaya yang
akan mendukung unsur dramatis.
Film horor ?Derana Dara? mengisahkan tentang sebuah keluarga baru yaitu
Laura, Deni dan putri mereka yang bernama Dara. Keluarga ini semula sangat
harmonis, namun berubah menjadi berantakan karena kelakuan bejat Deni, yang
menyebabkan Dara trauma yang pada akhirnya menyebabkan Dara bunuh diri,
lalu menghantui ibunya untuk balas dendam.
Tata cahaya high contrast yang akan digunakan didalam film ?Derana Dara?
Tata cahaya akan membangun mood dan suasana yang bersifat dingin, intim
bernuansa misteri, serta mencekam. Perancangan tata cahaya sendiri merupakan
faktor pendukung unsur dramatis secara visual, dengan tata cahaya high contrast
yang di mendominasi detail seperti texture, bayangan, dan kedalaman ruang.
Elemen natural seperti cahaya kilatan petir akan mendukung suasana mencekam
dan meneggangkan di dalam film.
Kata Kunci : Film, Unsur Dramatis, Tata Cahaya High