Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Arif Agung Mulyono, -
Subject
Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Datestamp
2015-11-16 03:38:38
Abstract :
Karya tulis ini menganalisis realisme aosial Lakon
Kapai-Kapai karya Arifien C. Noer. Kapai-Kapai adalah
salah satu naskah lakon terbaik yang membicarakan tentang
kehidupan sosial buruh dalam menjalani hidup. Realisme
sosial adalah sebuah aliran sastra yang memiliki
kecenderungan menampilkan kenyataan sosial yang ada dalam
masyarakat secara rinci, jujur, cermat dan bertujuan agar
penonton mampu memahami yang terjadi pada
diri mereka. Kapai-Kapai ditulis Arifien C. Noer pada tahun 1968
dan diterbitkan pada tahun 1970. Tahun tersebut aerupakan
perkembangan bangsa Indonesia menuju masyarakat modern.
Hodernisasi yang ditandai rasionalisme dan tekhnologi
mengakibatkan kompleksitas budaya. Arifien sebagai
pengarang memanfaatkan nilai dan kondisi tersebut sebagai
sikap aktifnya terhadap kompleksitas budaya, yaitu antara
nilai tradisi Timur dan Barat. Unsur naskah dan gaya penceritaan Kapai-kapai menunjukkan adanya seaangat Tiaur dan Barat. Pernyataan itu menunjukkan adanya suasana timbal-balik antara struktur Lakon Kapai-Kapai dengan konsep teater tradisi disampina konsep teater epik yang dikembangkan Bertolt Brecht. Pola pengadegan dan struktur Lakon kapai-kapai menunjukkan adanya kesadaran pengarang yang mengacu pada seni pertunjukan, yaitu adanya nilai hiburan.