Abstract :
Kotalama Kafe merupakan perancangan bangunan yang berada di sekitar Hotel
Aston Semarang, tepatnya di daerah Kotalama, Semarang. Daerah tersebut
termasuk menjadi salah satu ikon kota Semarang karena facade bangunan yang
mencolok dibanding daerah lainnya. Gaya Kolonial pada bangunan-bangunan di
sepanjang jalan sangat terasa dengan ciri khas tersendiri. Kafe ini akan
memfasilitasi keperluan pengunjung sebagai sarana yang tidak hanya digunakan
untuk nongkrong, tetapi bisa juga digunakan untuk kepentingan formal seperti
rapat, mengerjakan tugas sekolah, dan urusan kantor. Dari hal tersebut terciptalah
?Kisah Dwi Budaya?, berasal dari rasa Kolonial yang mengadaptasi lingkungan
sekitar dan kebutuhan serta prinsip manusia modern. Penerapan masing masing
gaya juga dapat dilihat pada elemen ruangan, maupun elemen estetik di kafe ini.
Seperti adanya penghadiran kembali kursi Jengki dan bukaan yang lebar sebagai
contoh poin dari kolonial serta material yang lebih kekinian sebagai poin dari
modern.