Abstract :
Teknik panlomim Sena A Utoyo dan Jeme upardi dalam studi perbandingan ini
melibat nyala ragawi (phisical evidence) membuktikan keberadaannya Karya-karya
pantomim Sena A Utoyo dan Jemek Supardi seperti disebut di depan memiliki
kenyataan ragawi yang dapat dinikmati penonton. Secara jelas terl ihat bahwa Sena A
Utoyo dan Jemek Supardi memilili kesamaan bentuk penyajian pantomim, yakni tunggal
dan kelompok. Masing-masing memiliki kecenderungan sendiri. Sena A Utoyo lebih
cenderung mencipta karya pantomim dalam bentuk kelompok, sedangkan Jemek Supardi
lebih banyak mencipta karya pantomim tunggal. Kecenderuugan tersebut merupakan bukti perbedaan secara ragawi. Sena A Utoyo lebih sering terlibat pada dunia kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang memungkinkan dia berproses pantomim secara kelompok. Sedangkan Jemek Supardi terbiasa tampil tunggal dikarenakan sejak awal Jemek memang memilih pantomim sebagai ajang ekspresi secara individu. Dalam skripsi ini banyak diulas perbandingan-perbandingan dari beberapa aspek lain.